![]() |
| Dugaan Penyelewengan Dana BOS dan Bendera Robek, SDN 1 Guradog Lebak Menuai Kecaman Warga |
LEBAK - Persatuanindonews.com || Kondisi SDN 1 Guradog di Kecamatan Curugbitung, Kabupaten Lebak, Banten, kini menjadi sorotan tajam. Sekolah tersebut diduga mengabaikan perawatan infrastruktur meski menerima kucuran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), hingga dianggap tidak nasionalis karena membiarkan Bendera Merah Putih berkibar dalam kondisi rusak dan sobek.
Fasilitas Sekolah Terbengkalai
Keluhan muncul dari kalangan orang tua siswa yang merasa prihatin melihat kondisi fisik sekolah yang kian kumuh. Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah bangunan gedung tampak rusak berat dan tidak terawat.
“Sekolah terlihat sangat kumuh. Padahal ada Dana BOS yang seharusnya bisa digunakan untuk pemeliharaan rutin atau perbaikan kerusakan kecil. Karena dibiarkan, kerusakannya malah semakin parah. Kami menduga ada masalah dalam pengelolaan anggaran BOS di sini,” ungkap salah seorang wali murid yang meminta identitasnya dirahasiakan, Senin (20/4).
Selain masalah anggaran, pihak sekolah juga dinilai krisis nasionalisme. Hal ini dipicu oleh temuan Bendera Merah Putih yang berkibar di halaman sekolah dalam keadaan rusak dan robek-robek. Bendera tersebut kabarnya rutin dipasang setiap Senin usai upacara tanpa ada upaya penggantian.
“Melihat bendera negara yang sobek masih dipasang saja sudah menunjukkan kurangnya rasa cinta tanah air. Kepala Sekolah harus digembleng kembali jiwa nasionalismenya,” tegas sumber tersebut.
Upaya konfirmasi kepada Kepala SDN 1 Guradog, Pulung S., belum membuahkan hasil. Saat didatangi ke lokasi, aktivitas sekolah terpantau sudah sepi dan kosong. Hal ini juga memicu tanda tanya, mengingat sekolah-sekolah di Kabupaten Lebak saat ini seharusnya telah menerapkan sistem Full Day School.
Desakan Pemeriksaan oleh Dinas Pendidikan
Warga kini mendesak Pemerintah Kabupaten Lebak, khususnya Dinas Pendidikan (Disdik) Banten, untuk segera turun tangan melakukan inspeksi mendadak (sidak).
“Kami meminta Pemerintah memeriksa penggunaan dana BOS di SDN 1 Guradog secara transparan. Selain itu, perlu ada pembinaan mental dan karakter bagi pihak pengelola sekolah agar lebih peduli pada aset negara dan simbol nasional,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, tim redaksi masih berupaya menghubungi pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak untuk memberikan tanggapan terkait kondisi memprihatinkan di SDN 1 Guradog tersebut.
RED

0 Komentar